Get me outta here!

Kamis, 19 Desember 2019

Cara Menginstall Windows 7 Menggunakan Flashdisk Lengkap dengan Gambar + Cara Aktivasi

Hallo temen-temen.. Welcome back!๐Ÿ‘‹
Selamat datang kembali di blog saya, kali ini saya akan membahas bagaimana cara instalasi windows 7 dengan menggunakan flashdisk



Install ulang windows adalah sebuah usaha untuk memasukkan kembali semua files-files system operasi windows kedalam sebuah path atau drive tertentu pada hard disk sehingga kopmuter dapat beroperasi kembali secara normal. Ini dilakukan ketika windows mengalami kerusakan atau sebagian filenya hilang.

Cara Instalasi Windows 7 dengan Flashdisk 


Berikut, saya jelaskan langkah-langkah menginstallnya :

Setting Bootable Flashdisk

  • Pertama, siapkan dahulu flashdisk yang akan digunakan untuk menginstall ulang. Sebelumnya, pastikan flashdisk tersebut dikosongkan atau datanya dipindah dahulu supaya ketika penginstallan ulang nanti, datanya tidak hilang.
  • Langkah kedua, siapkan aplikasi bootable "Rufus", kalian bisa mendownloadnya di google
  • Selanjutnya, buka aplikasi Rufus yang sudah terpasang. 
  • Masukkan flashdisk ke komputer. Rufus akan membaca semua informasi dari flashdisk tersebut.
  • Ubah file system flashdisk dari "FAT32(default)" menjadi "NTFS". Lalu centang pada bagian quick format.
  • Selanjutnya pilih file ISO Windows 7 yang akan diinstall. Lalu centang pada bagian "Create bootable disk using".
  • Setelah itu, klik Start untuk memulai proses formating. Akan muncul jendela peringatan bahwa seluruh file yang ada di flashdisk akan dihapus. Klik OK untuk melanjutkan.
  • Tunggu beberapa saat hingga proses format selesai.
  • Setting bootable pada flashdisk telah selesai, selanjutnya kita akan melakukan setting boot pada bios.


Setting Boot BIOS

  • Hubungkan flashdisk ke kopmuter, lakukan restart pada komputer kita ketika masih dalam keadaan menyala.
  • Setelah itu, kita masuk ke menu bios dengan cara menekan tombol F10. Namun tidak semua komputer menggunakan tombol tersebut. Ada beberapa komputer yang menggunakan tombol Del, F2, F10, F12, dan ESC untuk masuk ke bios.



  • Selanjutnya, klik pada tab Storage > pilih Boot Order > lalu pindahkan "USB Floppy/CD" pada posisi pertama >  pindahkan juga di "Hard Drive", nama flashdisk yang kita masukkan menjadi di posisi pertama. Misalnya, flashdisk punya saya terbacanya "SMI USB DISK 1100" kita ubah menjadi posisi pertama.> Lalu klik F10 untuk menyimpannya.



  • Simpan perubahan tersebut pada tab "File" > pilih "Save Changes and Exit" > lalu "Yes".
  • Tekan tombol "ESC" dan "Enter" pada keyboard secara bersamaan, maka akan muncul "Startup Menu". Di Startup Menu kita bisa pilh "Boot Menu(F9).

Pilih flashdisk yang akan kita gunakan untuk menginstal, lalu tekan enter.

Instalasi Windows 7 
  • Pilih bahasa penginstallan. Lalu klik "Next".
  • Klik "Instal Now" untuk memulai penginstalan windows 7.
  • Selanjutnya, akan muncul jendela persetujuan untuk melakukan instalasi. Centang pada bagian I accept the license term. Lalu klik tombol "Next".

  • Akan terdapat dua pilihan tipe instalasi. Pilih Custom (Advanced)
    .
  • Selanjutnya, akan muncul jendela partisi harddisk. Pada bagian ini, silahkan atur partisi sesuai dengan keinginan kita. Untuk melakukan fresh installation hapus terlebih dahulu partisi harddisk yang berisi sistem operasi yang lama. Pilih partisi tersebut lalu klik "Delete".

Disini kita harus sangat berhati-hati karena jangan sampai kita salah menghapus partisi lain yang berisi data-data kita. Dengan melakukan perintah delete maka seluruh file yang ada pada system C akan terhapus. Termasuk file yang ada di My Documents.


  • Lalu kita buat partisi baru. Dengan cara memilih "Unlocated Space" partisi lalu klik New. Disini saya membagi partisi menjadi "100000 MB", "150000 MB" dan sisa dari yang sudah dibagi. Lalu klik OK.




Tampilan setelah dipartisi :

  • Setelah membuat partisi baru, kita akan menginstall windows 7 pada partisi yang telah kita buat tadi. Disini saya akan menginstall windows 7 di partisi 2, lalu klik Next.


  • Disini proses instalasi windows sedang berlangsung. Tunggu hingga proses instalasi tersebut selesai. Lama atau tidaknya proses instalasi tentunya berbeda-beda di setiap komputer. Hal ini tergantung pada spesifikasi komputer tersebut.





  • Jika proses instalasi telah selesai. Secara otomatis komputer akan melakukan restart. 


  • Pada saat melakukan restart kita harus segera mencabut flashdisk. Karena jika tidak, kita akan mengulangi kembali ke proses instalasi windows 7.



  • Setelah komputer telah melakukan restart, kita akan memasuki tahap Setup Windows.


  • Langkah berikutnya, akan muncul jendela Setup Windows. Isikan nama pengguna komputer tersebut sesuai dengan keinginan kita. Selanjutnya klik Next.


  • Lalu akan muncul opsi untuk memasukkan password ataupun tidak tergantung dengan pilihan kita. Setelah itu klik Next.

  • Selanjutnya, masukkan product key Windows 7 tersebut. Jika tidak ada, atau akan melakukannya nanti, kita bisa langsung klik Next.


  • Untuk yang selanjutnya, kita bisa pilih yang Use recommended settings.


  • Atur tanggal dan waktu pada komputer kita, pastikan kita mengaturnya dengan benar. Di sini saya memilih "Time Zone = (UTC +07.00) Bangkok, Hanoi, Jakarta" sesuai dengan lokasi kita saat ini lalu klik Next.


  • Tunggu prosesnya sampai selesai.


  • Proses install Windows 7 sudah selesai.


  • Disini kita akan dialihkan ke desktop komputer kita, yang menandakan bahwa proses instalasi windows 7 ultimate telah berhasil dan komputer kita dapat digunakan.



Cara Aktivasi Windows 7 Ultimate

  • Pertama kita siapkan terlebih dahulu aplikasi "w7lxe".
  • Setelah siap, kita buka aplikasi tersebut. Lalu klik Yes.

  • Komputer akan segera reboot > klik Now untuk memulai reboot. Tunggu sampai proses reboot tersebut selesai.


  • Windows 7 berhasil teraktivasi!


  • Setelah itu, kita install semua software pendukung.
  • Berikut tampilan setelah diinstal semua software pendukung.







Yaaa... Sekian penjelasan saya tentang tahapan-tahapan menginstall windows 7 ultimate. Dari mulai, membuat bootable menggunakan rufus sampai dengan tahap aktivasi windows. Semoga ilmu yang saya bagikan dapat bermanfaat bagi semuanya yaa!

Sampai jumpa di blog saya yang selanjutnya... Goodbye!❤










Referensi :
-https://memberonline.wordpress.com/2011/09/29/sofware-gratis/
-https://images.app.goo.gl/gNoRLBDBxsLS4Yys7


Senin, 16 Desember 2019

Cara Mempartisi Windows 10


Hallo Guys! Welcome back ...
Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang cara mempartisi harddisk di windows 10.

Pengertian Partisi Harddisk

Partisi adalah berasal dari bahasa Inggris 'partition', yang berarti bagian. 
Jadi pengertian partisi hardisk adalah bagian-bagian media penyimpanan dalam sebuah hardisk. 
Tujuan partisi hardisk untuk memisahkan antara sistem operasi pada komputer dengan media penyimpanan data.
Mempartisi harddisk merupakan metode untuk membagi harddisk menjadi beberapa bagian (partisi) agar manajemen data jauh lebih rapih dan terstruktur.

Cara Mempartisi Harddisk

Berikut akan saya jelaskan bagaimana cara mempartisi di windows 10 : 

  1. Pertama-tama buka Disk Management dengan cara klik kanan logo windows yang terletak disamping kiri bawah layar desktop.
  2. Masukkan besar kapasitas yang anda inginkan (dalam satuan MB).  

Mengecilkan Ukuran Partisi (Shrink Partisi)

Shrink volume ini memungkinkan kita untuk mengecilkan atau memecah suatu partisi. Ukuran partisi yang kita shrink tadi akan menjadi unallocated space. Dan anda bisa menggunakan untuk memperbesar ukuran partisi lain atau untuk membuat partisi baru.


    1.  Klik kanan partisi yang ingin anda inginkan, kemudian pilih Shrink Volume. Sebagai contoh, saya ingin mengecilkan ukuran partisi D.
    2.  Masukkan besar kapasitas yang anda inginkan (dalam satuan MB). Sebagai contoh, saya ingin mengecilkan partisi tersebut sebesar 15GB dari total keseluruhan ukuran partisi.
    3. Seperti yang anda lihat dibawah, ukuran partisi D yang awalnya 40 GB sekarang menjadi kurang lebih 25 GB.
    4. Sedangkan yang anda shrink tadi sekarang menjadi Unallocated. Anda bisa menggunakannya untuk memperbesar ukuran partisi lain atau untuk membuat partisi baru.

    Membuat partisi baru (new simple volume)

    Untuk membuat partisi baru, kita membutuhkan yang namanya unallocated space. Kita tadi sudah melakukan shrink volume, jadi kita sekarang sudah memilki unallocated space atau ruang harddisk yang belum dialokasikan. Untuk membuat partisi caranya sebagai berikut:
    1. Klik kanan Unallocated, kemudian pilih New Simple Volume.
    2. Selanjutnya pilih Next.
    3. Tentukan ukuran pada partisi baru yang anda inginkan. Sebagai contoh, saya pakai semuanya yakni 15 GB untuk saya jadikan partisi baru. Jika sudah, pilih Next.
    4. Anda disuruh memilih drive letter pada partisi baru anda. Drive letter ini merupakan identitas dari suatu partisi yang berupa abjad, misal A-Z. 
    5. Selanjutnya pilih Next.
    6.  Beri nama partisi baru anda, sebagai contoh: TUGAS KULIAH. Jika sudah pilih Next.
    7.  Partisi baru anda selesai dibuat, silakan pilih Finish.
    8. Partisi F yang bernama TUGAS KULIAH selesai dibuat dan siap digunakan.

    Menghapus partisi (delete volume)

    Jika anda ingin menghapus suatu partisi, pastikan terlebih dahulu bahwa semua data yang terdapat pada partisi tersebut sudah anda backup. Partisi yang anda hapus nanti akan menjadi free space dan anda bisa menggunakannya untuk membuat partisi baru lagi atau untuk memperbesar partisi lain.

    1. Pilih partisi yang ingin anda hapus. Sebagai contoh, saya ingin menghapus partisi F. Klik kanan partisi F, kemudian pilih Delete Volume.
    2. Kemudian anda akan mendapat notifikasi yang menyuruh anda untuk melakukan backup data terlebih dahu. Jika sudah yakin, pilih Yes.
    3. Partisi yang anda hapus tadi akan menjadi Free space. Berbeda dengan unallocated, free space ini termasuk partisi tapi belum diformat dan dilabeli drive letter.

    Memperbesar ukuran partisi (extend volume)

    Nah untuk memperbesar ukuran suatu partisi, kita membutuhkan unallocated space bukan free space. Jadi terlebih dahulu anda harus menghapus free space agar menjadi unallocated dengan cara sebagai berikut:

    1. 1. Klik kanan Free space dan pilih Delete Partition.
    2. Jika anda mendapat notif seperti gambar dibawah, pilih Yes.
    3. Seperti yang anda lihat pada gambar dibawah, kita sekarang sudah mempunyai unallocated space. Jadi anda bisa memperbesar ukuran partisi lain dengan menggabungkan unallocated space ini ke partisi tersebut.
    4. Misalnya saya ingin memperbesar ukuran partisi D. Klik kanan partisi D, kemudian pilih Extend Volume.
    5. Kemudian pilih Next.
    6. Tentukan berapa ukuran yang anda inginkan. Misalkan ukuran unallocated spacenya 15 GB, dan anda ingin menambahkan total keseluruhan unallocated space ke partisi D, jadi tinggal pilih Next. Pada contoh kali ini, saya menggabungkan total keseluruhan unallocated space ke partisi D.
    7.  Kemudian pilih Finish.
    8. Seperti yang anda lihat pada gambar dibawah, partisi D yang awalnya 25 GB sekarang menjadi 40 GB (25 GB + 15 GB dari unallocated space).

    Itulah panduan lengkap cara partisi hardisk di windows 10. Pastikan anda menyimak betul langkah demi langkahnya dan pastikan anda melakukan backup data terlebih dahulu. Karena jika anda salah pada beberapa langkah saja, data pada hardisk anda menjadi taruhannya.



    Referensi :
    https://www.nesabamedia.com/cara-partisi-hardisk-di-windows-10/

    Minggu, 15 Desember 2019

    Cara Mengoptimalisasi Kinerja Windows 10


    Hallo guys! Welcome back... ๐Ÿ’™❤
    Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana cara mengoptimalisasi Windows 10.

    Eh.. sebelum lanjut ke caranya, apakah kalian sudah tahu apa itu optimalisasi?
    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, optimalisasi adalah berasal dari kata dasar optimal yang berarti terbaik, tertinggi, paling menguntungkan, menjadikan paling baik, pengoptimalan proses, cara, perbuatan mengoptimalkan (menjadikan paling baik,paling tinggi dan sebagainya).

    Berikut cara mengoptimalkan kinerja Windows 10 : 

    Menghemat bandwith Internet dan mencegah Internet lemot

    Ada sebuah fitur baru di Windows 10, di mana anda - selain mendownload windows update ke dalam komputer anda, juga meng-upload kembali file yang sudah didownload tadi untuk 'membantu' orang lain yang sedang mendowload windows update pula. Sistem ini disebut "peer-to-peer" download. Kecepatan koneksi download anda atau orang lain, ditentukan seberapa banyak orang yang sedang mengupload. Jika anda familiar dengan torrent, proses ini bisa juga dibilang "seeding". 
    Buat anda yang memiliki koneksi yang memiliki kuota, atau kecepatan koneksi yang rendah, pasti bakal bikin repot karena Internet yang lemot dan kuota yang gampang habis. Otomatis dompet anda akan semakin terkuras, dan jadi lebih boros. Jangan khawatir, fitur ini bisa dimatikan dengan cara berikut :
    1. Buka Start Menu > Settings
    2. Klik Update & Security
    3. Klik Advanced Options > Choose how updates are delivered
    4. Di bagian "Update more than one place", ganti menjadi "off".
    Dengan begitu, komputer Anda tidak akan menghabiskan data lagi tanpa sepengetahuan Anda.

    Memilah Startup

    Startup adalah program yang berjalan secara otomatis ketika komputer dinyalakan, tanpa interaksi pengguna - dan kadang tanpa sepengetahuan anda. Beberapa aplikasi startup sangatlah penting, seperti Antivirus, software driver (Nvidia, Amd, touchpad, dsb), dan lain-lain. Namun ada juga startup-startup yang tidak penting, yang bisa membuat komputer lemot atau lag ketika pertama kali dinyalakan.

    Program-program yang suka berjalan sendiri tersebut bisa dihentika tanpa mengganggu stabilitas windows 10. Sebelumnya, kita perhatikan dulu hal-hal berikut ini :
    1. Kenalkah anda dengan aplikasi yang menjadi startup tersebut?
    2. Jika anda familiar, haruskah aplikasi itu berjalan ketika komputer menyala?
    Lalu klik kanan pada taskbar > Task Manager dan klik pada tab "Startup".
    Di sini anda bisa melihat aplikasi apa saja yang bisa dihentikan. Tapi ingat, jangan salah pilih dan asal matikan. Beberapa aplikasi tertentu dibutuhkan komputer untuk berjalan ketika startup. Lakukan riset dan bertanya terlebih dahulu kepada yang lebih ahli.
    Untuk menghentikan program yang diinginkan berhenti berjalan secara otomatis, klik kanan pada program yang dipilih > disable.
    Dengan begitu, berhentinya startup-startup yang tidak penting tersebut komputer akan lebih cepat menyala dan RAM pun lebih lega.

    Enable Fast Startup - Bagi Pengguna HDD

    Fast Startup adalah fitur yang pertama kali ditambahkan pada windows 8, untuk mempercepat proses menyalakan (booting) dan mematikan laptop (restart tidak termasuk). Dan apabila motherboad anda memiliki UEFI, proses bootingnya bahkan akan lebih cepat lagi. Namun, beberapa pengguna SSD melaporkan bertambahnya waktu booting saat fitur ini dinyalakan. Jadi bagi anda pengguna SSD, sebaiknya fitur ini dimatikan saja.

    Untuk menyalakannya, anda harus :
    1. Buka Control Panel > System and Security
    2. Klik Power Options
    3. Klik "Choose what the power buttons do"
    4. Klik "Change Settings that are currently unavailable"
    5. Di  bagian shutdown settings, centang "Turn on fast start up"
    Dengan begitu, menyalakan komputer dengan windows 10 akan terasa lebih cepat.

    Mematikan atau Menghentikan Layanan-Layanan yang Tidak Penting

    Fitur-fitur didalam windows seperti suara, display, internet dan sebagainya bergantung pada layanan-layanan yang berjalan di latar belakang - disebut services. Seringkali, ada banyak layanan dari fitur yang tidak kita gunakan sama sekali tetap berjalan tanpa sepengetahuan. Akibatnya layanan-layanan ini membebani RAM, Hard Disk, dan bahkan CPU. Seperti startup, beberapa layanan ini bisa berjalan sendiri ketika komputer dinyalakan. Berikut cara melihat layanan apa saja yang sedang berjalan.
    1. Buka Start Menu > ketik "services.msc" (tanpa tanda kutip)
    2. Klik hasil pencarian tersebut, jendela services akan terbuka
    3. Dari situ, kita bisa melihat daftar layanan-layanan yang terpasang di komputer
    - Di bagian kolom "Status", menunjukan layanan tersebut sedang berjalan (running), atau tidak.
    - Di bagian kolom "Startup Type" menunjukan status startup layanan. "Automatic" berarti          berjalan otomatis ketika menyalakan komputer, "Manual" berarti layanan akan berjalan hanya ketika dibutuhkan. "Disabled" berarti layanan dinonaktifkan dan tidak akan berjalan.

    Sebelum kita mencoba, kita harus tahu layanan apa saja yang aman untuk diberikan. Untuk menghentikan, atau mengganti status startup layanan :
    1. Klik kanan pada layanan yang dipilih > Properties.
    2. Di bagian "Startup Type", pilih tipe startup manakan yang diinginkan. Saran : Jika anda ragu dan takut dengan resiko, pilihlah manual.
    3. Klik Apply dan Restart.

    Defrag HDD Anda

    Defragmentasi adalah proses merapikan file yang mengalami "fragmentasi", atau terpecah di dalam harddisk. Sebuah file dikatakan terfragmentasi kalau penaruhan file itu saling berjauhan dengan lainnya. Fragmentasi dapat menyebabkan lambatnya sistem membaca data. Dengan kata lain : komputer menjadi lemot dan kurang merespon.

    Dengan defragmentasi, file-file tersebut akan diatur dan dirapikan ulang agar berdekatan dan mudah dibaca oleh sistem, sehingga kinerja komputer lebih cepat dan lancar.
    Secara default, Windows 10 sudah menjadwalkan defrag sebagai maintenance mingguan. Tapi, anda bisa melakukannya secara manual.
    1. Buka Windows Explorer.
    2. Klik kanan pada drive yang ingin ada defrag > Properties
    3. Klik tab "Tools", klik "Optimize".
    4. Kita analisa terlebih dahulu, seberapa banyak file yang terfragmentasi? Pilih drive yang anda ingin analisa. Klik "Analyze".
    5. Setelah analisa, akan muncul jumlah presentasi file yang terfragmentasi. Saran saya, lakukan defrag jika jumlahnya diatas 10%.
    6. Ingin defrag? Klik "Optimize". Sebaiknya anda menunggu ketika proses ini berlangsung.
    7. Anda juga bisa atur jadwal defrag otomatis. Klik "Change Settings".
    Untuk anda para pengguna SSD, anda tidak perlu melakukan Defragmentasi.
















    Referensi : 

    Kamis, 31 Oktober 2019

    Merakit PC Gaming dan Desain Grafis dengan Harga Terbaik!


    Hallo temen-temen!

    Selamat datang kembali di blog saya! ๐Ÿ’™


    Dalam penjelasan kali ini saya akan memberikan rekomendasi secara detail dalam merakit sebuah pc untuk kebutuhan gaming dan desain grafis dengan harga 10 jutaan.

    Kira-kira apa yang terbesit pertama kali di pikiran kalian ketika mendengar kata-kata "merakit pc sendiri"? Terdengar susah, mustahil, atau bahkan malah menarik? Sama seperti kebanyakan hal lain, kita cenderung takut melakukan hal yang belum pernah kita lakukan sebelumnya. Tapi, merakit pc gaming dan desain grafis ini bukanlah hal yang menakutkan atau sesulit kedengarannya.

    Sebelum merakit, kita harus membuat rincian hardware dan estimasi harga yang akan dibutuhkan dalam merakit pc gaming dan desain grafis sendiri.

    Penasaran apa saja rincian hardware yang kita butuhkan??

    Langsung saja kita simak pembahasan di bawah ini!


            1. Processor


                Processor adalah komponen komputer yang merupakan sebagai otak yang menjalankan 
    proses dan pengendali kerja komputer dengan bekerjasama perangkat komputer lainnya. 
                Untuk kebutuhan yang diinginkan, kita memilih processor Intel Core i5-7500 dengan harga Rp.2.650.000,-. Processor ini memiliki clockspeed 3.4 GHz Turbo Speed 3.8 GHz dan jumlah core 4. Proccesor ini jika digunakan untuk kebutuhan gaming dan desain grafis sudah pasti memiliki performa yang super. 


               2. Motherboard


                    Motherboard berfungsi untuk menghubungkan seluruh komponen penyusun sebuah komputer, motherboard mengemban tugas untuk menghubungkan bahasa kode antar perangkat keras agar dapat disinergikan menjadi sebuah aktivitas kerja perangkat komputer.

                    Motherboard As Rock B250M Performance dengan harga Rp.1.585.000,- ini cocok sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan. Motherboard ini memiliki chipset B250m yang cocok dengan processor kabylake series, mempunyai 4 slot ram, support crossfire, dan juga support VR gaming, jadi mantap sekali! 



               3. HDD


                      Hard Disk Drive (HDD, juga sering disebut Hard Disk, Hard Drive atau Fixed Disk) adalah sebuah hardware yang digunakan untuk menyimpan data di sebuah komputer atau laptop. 
    Kita memilih hard disk Toshiba 1TB SATA3 7200RPM dengan harga Rp.586.000,-. Kapasitas harddisk sebesar 1TB saya rasa sudah sangat cukup.


                  4. SSD

         

                      SSD singkatan dari Solid State Drive atau Solid State Disk, adalah perangkat penyimpan data yang menggunakan serangkaian IC sebagai memori yang digunakan untuk menyimpan data atau informasi. Kita menggunakan HIS SSD 120GB dengan harga Rp.580.000,-. SSD adalah komponen wajib buat PC desain dan juga gaming, jadi kita memilih SSD ini karena memiliki speed read dan write (R:500MB/S W:140 MB/s) yang cukup mantap.


                  5. RAM

                     RAM berasal dari singkatan Random Access Memory. RAM yaitu suatu memori tempat penyimpanan data sementara, ketika saat komputer dijalankan dan dapat diakses secara acak (random). Fungsi RAM adalah mempercepat pemrosesan data pada PC atau komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki maka akan semakin cepat pula komputer tersebut. RAM bisa mempercepat kinerja dari komputer, sebab RAM menyediakan ruang penyimpanan sementara untuk komputer. Dalam menyimpan data-data yang mudah diambil sehingga dapat mempercepat loading data serta program yang diakses. 
                     Kita menggunakan RAM Crucial DDR4 Ballistix Sport LT 8GB KIT (4GB x 2) dengan harga Rp.600.000,-. RAM ini memiliki PC19200 jadi speednya 2400MHz 8GB dual slot udah cukup saya rasa 8GB di RAM.


                  6. VGA Card

                     VGA Card adalah sebuah perangkat keras yang melakukan rendering atau pemrosesan output berupa visual yang ditampilkan pada layar monitor. VGA singkatan dari Video Graphic Accelerator, sesuai dengan fungsinya diatas. VGA Card berhubungan langsung dengan tampilan di layar monitor. 
                     Inno 3D Nvidia GeForce GTX 1060 3GB DDR5 Compact dengan harga Rp.2.800.000,- nah ini dia alasan kita pake i5 7500 agar dengan budget yang mentok kita bisa dapet VGA yang powerful juga cocok disandingkan dengan intel core i5 7500. VGA ini memiliki Cuda core 1156 dan speed cofe 1506Mhz dengan Boost Clock 1708MHz, meskipun yang versi 3GB ini tetap Nvidia GTX 1060 yang memiliki cuda core yang cukup besar sehingga proses editing lebih mantap.


                  7. Casing


                      Casing merupakan bagian luar yang sangat penting untuk komponen-komponen komputer. Casing adalah kotak atau rumah yang berisi komponen-komponen mainboard dan peripheral lainnya. Wadah ini digunakan sebagai tempat melindungi mainboard dan perangkat keras lainnya dari benturan-benturan yang bisa mengakibatkan kerusakan langsung, dengan casing komponen komputer kita akan terlindungi baik hal kecil maupun besar.
                       Kita memilih casing CUBE GAMING Hero Black-Full Acrylic Window dengan harga Rp.350.000,-. Case ini sudah harganya murah juga memiliki desain yang keren juga, jika kalian kurang suka dengan case ini, kalian bisa cari casing lain yang sesuai selera. Yang jelas karena kita pake motherboard yang micro ATX maka kita juga harus cari case yang support M-ATX yaaa. 


                  8. Power Supply

                          Power supply atau PSU merupakan suatu komponen komputer yang mempunyai fungsi sebagai pemberi suatu tegangan serta arus listrik kepada komponen - komponen komputer lainnya yang telah terpasang dengan baik pada motherboard atau papan induk, sedang tujuan awal dari penyaluran arus listrik ini adalah agar perangkat atau komponen - komponen komputer lainnya bisa berfungsi sebagaimana mestinya sesuai dengan tugasnya.
                         Untuk kebutuhan yang kita inginkan kali ini, kita memilih power supply Seasonic S12II-520 520W-80 Bronze Certified dengan harga Rp.750.000,-. PSU ini memiliki daya 520W dan saya rasa sudah cukup untuk mensupply listrik ke seluruh komponen, meskipun belum full modular tetapi PSU ini sudah cukup recommended. Karena ini adalah PC untuk desain dan kalau seorang desain grafis sudah pake komputer, bisa berhari - hari tuh komputer tidak dimatiin, apalagi kalau sudah dipakai untuk rendering. Maka dari itu, kita pilih power supply yang memiliki kualitas yang lebih bagus dengan harga agak lebih mahal sedikit.


    Berikut adalah detail harga dan juga total harga dari rakitan pc ini :

    1. Intel Core i5-7500 3.4GHz - Cache 6MB [Box] Socket LGA 1151 - Kabylake Series (1buah).
        Harga : Rp.2.650.000,-
    2. ASRock B250M Performance (LGA1151, B250, DDR4) (1buah).
        Harga : Rp.1.585.000,-
    3. Toshiba 1TB SATA3 7200RPM (1buah).
        Harga : Rp.586.000,-
    4. HIS SSD 120GB (R:500MB/S W:140 MB/s) (1buah).
        Harga : Rp.580.000,-
    5. Crucial DDR4 Ballistix Sport LT 8GB KIT (4GB x 2) PC19200 (1buah).
        Harga : Rp.600.00,-
    6. Inno 3D GeForce GTX 1060 3GB DDR5 Compact (1buah).
        Harga : Rp.2.800.000,-
    7. CUBE GAMING Hero B/W - Full Acrylic Window - M ATX - Dust Filter - USB 3.0 - PSU Cover 
         (1buah).
         Harga : Rp.350.000,-
    8. Seasonic S12II-520 520W - 80 Bronze Certified (1buah).
        Harga : Rp.750.000,-



    ========================================================================

        Jadi, Total Harga Keseluruhannya adalah Rp.9.901.000,-

    ========================================================================








    Rabu, 30 Oktober 2019

    Mengenal Troubleshooting & Problem Solving Komputer

    Hallo temen-temen !!  Selamat datang kembali di blog saya! ๐Ÿ‘‹

    Pada artikel kali ini, saya akan membahas tentang troubleshooting dan problem solving pada komputer.
    Apakah kalian sudah tahu apa itu troubleshooting dan problem solving pada komputer?

    Jika belum tahu, mari kita simak pembahasan berikut ini!


    Pengertian 

    • Troubleshooting adalah sebuah istilah dalam bahasa inggris, yang merujuk kepada sebuah masalah. Troubleshooting merupakan pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan. Troubleshooting, kadang-kadang merupakan proses penghilangan masalah, dan juga proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Troubleshooting, pada umumnya digunakan dalam berbagai bidang, seperti halnya dalam bidang komputer, administrasi sistem, dan juga bidang elektronika dan kelistrikan.
    • Sedangkan, problem solving adalah sebuah tindakan untuk mendefinisikan suatu masalah, menentukan penyebab masalah, mengidentifikasikan dan memilih berbagai alternatif untuk solusi serta mengimplementasikan solusi tersebut.

    Kenapa Harus Melakukan Troubleshooting?

    Troubleshooting dilakukan jika terdapat gangguan gangguan sebagai berikut :
    1.  Masalah virus
    2.  Komponennya rusak file sistem operasi ke hapus
    3.  Kesalahan dalam register ketika ngedit (Regedit)
    4.  Tidak terkoneksinya harddisk ke sistem
    5.  Sistem operasi errror
    6.  Kapasitas file melebihi, sehingga memori melemah
    7.  Tidak terkoneksi kabel data harddisk dengan mainboard
    8.  Konektor power tidak terhubung ke komponen
    9.  Power Supply bermasalah atau rusak
    10.  Slot pada mainboard kotor

    Teknik Troubleshooting 

          Teknik troubleshooting merupakan suatu tindakan prosedural yang dapat dipilih sebagai acuan dalam proses pelaksanaan troubleshooting.
    Ada dua teknik troubleshooting, antara lain :
    • Teknik Forward
    • Teknik Backward
    Teknik Forward

         Teknik Forward adalah suatu tindakan pengecekan permasalahan dimulai dari awal. Contoh : pada saat perakitan komputer, dilakukan secara sederhana, dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik).
    Berikut merupakan contoh dari teknik forward :
    • Melakukan cek kondisi kabel power ke perangkat keras
    • Melakukan cek pemasangan hardware ke soket Motherboard
    • Melakukan cek pemasangan kabel input dan output.

    Teknik Backward

        Teknik Backward merupakan suatu tindakan pengecekan permasalahan komputer, teknik ini seringkali digunakan, karena pada umumnya masalah muncul pada komputer yang aktivitas pemakainya tinggi.
    Contoh :
    • Komputer tidak bisa masuk Sistem Operasi atau Booting
    • Hard Disk tidak terdeteksi
    • VGA tidak mau beroperasi / tidak menyala
    • Gangguan virus dan lainnya


    Metode Pendekatan

             Metode Pendekatan merupakan suatu tindakan yang digunakan dalam proses pencarian masalah melalui pendekatan-pendekatan terhadap fungsi kerja (work layer), ditujukan agar menghasilkan analisa yang tepat.
    Berikut metode pendekatan, sebagai berikut :

    • Pendekatan TOP-DOWN
    • Pendekatan DEVIDE and CONQUER
    • Pendekatan BOTTOM-UP

    Pendekatan TOP-DOWN

          Pendekatan TOP-DOWN merupakan metode pendekatan dalam indentifikasi masalah, dimana dilakukan dengan mencari permasalahan dari Layer Aplikasi hingga Layer Fisik, metode ini tidak cocok untuk permasalahan komputer yang berkaitan dengan hardware.
    Contoh :
    • Program aplikasi error karena harus update
    • Program aplikasi error karena, kehilnagan runtime-program
    • Sistem operasi tidak berjalan normal, karena kehilangan file registri


    Pendekatan DIVIDE and CONQUER

         Pendekatan DEVIDE and CONQUER merupakan metode pendekatan dalam identifikasi masalah, dimana identifikasi masalah langsung pada layer yang bermasalah, seringkali metode ini digunakan oleh mereka yang telah ahli, berdasarkan pengalaman dalam penanganan sebelumnya.
    Contoh :
    • Sistem operasi berjalan lambat, solusi dengan menambah memori
    • Aplikasi berjalan lambat, solusi dengan mengurangi StartUp aplikasi yang tidak digunakan dan penambahan memori

    Pendekatan BOTTOM-UP

         Pendekatan BOTTOM-UP merupakan metode pendekatan dalam identifikasi masalah, dimana dilakukan dengan mencari permasalahan dari layer fisik hingga layer aplikasi, metode ini cocok untuk permasalahan komputer yang berkaitan dengan hardware.
    Contoh :
    • Komputer tidak menyala saat tombol power ditekan
    • Printer tidak menyala saat tombol power ditekan
    • Harddisk tidak menampilkan booting saat komputer dinyalakan

    PROBLEM SOLVING (PEMECAHAN MASALAH)

    Pemecahan Masalah (Problem Solving) merupakan langkah dalam menangani masalah yang telah ditemukan.
    Berikut langkah yang ditempuh antara lain :
    • Langkah TRIAL and ERROR
    • Langkah SUBSTITUSI
    Trial and Error
         
        Trial and Error merupakan metode penyelesaian masalah setelah ditemukan, dengan mencoba-coba dengan berdasarkan pengalaman, sangat bergantung pada pengalaman. Langkah ini kurang cocok untuk perangkat-perangkat vital yang belum dikuasai betul penyelesaiannya.
    Contoh :
    • VGA onboard tidak berfungsi, solusinya dengan mencoba mengganti power supply
    • Kabel power ke hard disk tidak berfungsi, solusi dengan mencoba dengan memasang kabel power lainnya.

    Substitusi
         
         Substitusi merupakan metode penyelesaian masalah setelah masalah ditemukan, dengan mengganti perangkat baru, atau mengambil dari komponen perangkat yang sama untuk digunakan pada perangkat yang rusak.
    Contoh :
    • Baterai CMOS pada motherboard tipe A rusak, maka dapat diambil dari motherboard tipe A lain yang rusak namun bukan pada baterai CMOS.
    • Pada perusahaan besar selalu menyediakan server pengganti / back-up saat server utama terjadi downtime / trouble maka server pengganti akan mengambil alih.


    KASUS TROUBLESHOOTING & PENYELESAIANNYA

    Cara mengatasi troubleshooting standard pada komputer bisa dikatakan pertolongan pertama pada komputer yang terjadi masalah analisa troubleshooting tersebut dan bagaimana cara mengatasinya. Bisa kita simak, berikut solusi troubleshooting hardware pada pc komputer :

    1. Komputer menyala tetapi tidak muncul tampilan di layar
              Hal ini sering kita temui, ternyata permasalahannya hanya sepele. Terletak pada memory atau              ram yang kendor atau kaki-kakinya (yang kuningan) atau memory mati.

              Cara mengatasinya :
              ~ Lepas lalu pasang kembali
              ~ Bersihkan kaki-kakinya dengan penghapus pensil hingga bersih
              ~ Coba ganti dengan yang baru            
             
          2. Komputer berbunyi Beep 3x pendek / cepat :
          
              Namun power hidup tapi tidak ada tampilan itu kerusakan pada VGA cardnya, bisa jadi    
              kendor atau kotor kaki-kakinya atau mati.

              Cara mengatasinya :
              - Lepas dan tancapkan kembali
              - Bersihkan kaki-kakinya yang berwarna kekuningan dengan penghapus pensil
              - Ganti dengan yang baru

          3. Komputer berbunyi Beep...Beep...Beep...Beep terus dan teratur tidak berhenti sebelum kita 
              matikan

              Kerusakan pada memory card / ram.
              Cara mengatasinya :
               - Lakukan hal-hal yang sama dengan point 1. Jika tidak berhasil mainboard anda yang rusak


    Nah, bagaimana dengan penjelasan di atas? Apakah kalian sudah mengetahui apa itu troubleshooting dan problem solving pada komputer? 


    Jika sudah, sekarang waktunya saya untuk pamit. 
    Demikianlah penjelasan kali ini, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk teman-teman semua. Terimakasih telah membaca dan sampai jumpa di postingan saya yang selanjutnya!